CHRISTIANITY, PERSONAL

Gambar-Gambar Itu..

Satu gambar terlintas di pikiranku..ya, begitu jelas terlintas dalam benakku..
Aku ga mungkin melupakan hari itu hari paling istimewa dalam hidupku..
Teringat saat itu, Juli 2005 aku mengangkat tanganku, dan aku mengaku dengan mulut dan hatiku,Dia adalah Yesusku,penyelamatku, Tuhanku..
Gambar lainnya terlintas, terlihat disana ada aku dan teman2ku tersayang,dan kk kami  tercinta..
Ya, aku ingat. Itu adalah gambar Grace Alone sedang duduk bersama, menceritakan kasih Tuhan, berbagi hidup suka dan duka..
Aku ingat bagaimana kami semangat sekali pada saat itu, datang setiap hari jum’at untuk belajar bersama. Teringat juga, dimana dalam satu gambar aku melihat, ka Tian terkasih meneteskan air mata, di saat kami sedang bandel2nya..:’(
Akupun kembali dicengangkan dengan sebuah gambar lain,
aku juga ingat…iya, aku ingat benar..disana ada Exa dkk ..itu adalah gambar disaat aku bersama teman2 PSK PS diutus menjadi pengurus..
Aku menangis dikala itu, ketika Tuhan mempercayakanku pelayanan besar..aku merasa aku ga layak,namun luar biasa TuHAn mau pakai aku di tengah kelemahanku..
Ada banyak gambar lain melintas di pikiranku.. saat aku begitu semangatnya melayani, pakai seragam sekolah sampai malam..namun aku ga lelah, aku sukacita mengerjakannya..
Sepertinya Tuhan benar2 ingin aku mengingat kembali saat2 itu, kembali  melintas gambar dimana aku benar2 menikmati waktuku bersamaNya..waktu dimana aku begitu mengasihiNya,smua hal aku ceritakan kepadaNya..
Gambar itu begitu cerah.secerah makna di dalamnya..
Tiba-tiba…melintas satu gambar yang agak kusam..ya,aku ingat.. itu adalah gambar dimana aku sedang jatuh,jauh dariNya..malas saat teduh,doa dan aku juga marah kepda beberapa org..
Tapi aku ingat disaat itu Dia senantiasa mnghiburku..
Tiba-tiba foto pas UN lewat..yah,begitu sukacitanya saat itu..berjuang bersama2 dengan teman2..sama2 setia untuk tidak mencontek…luar biasa..aku sungguh tidak menyangka bahwa aku sanggup mempertaruhkan masa depanku kepadaNya..di tengah kondisi semua orang menerima sms dan tidak mengandalkan iman dan proses belajar selama ini..
Tak henti2nya aku bersyukur, ketika aku tetap lulus walau aku tidak mencontek..
Terlintas foto sukacita,saat aku masuk Psikologi USU..
Aku senang…cita2ku mendapat dukungan dari Allahku..
Cerita baru dimulai, menjadi mahasiswa..
Aku aktif kembali dalam pelayanan..di dalam KTB Imagodei bersama ka Yoland..
Kembali diutus menjadi pengurus pelayanan di kampus, bahkan aku sudah menjadi PKK..dengan 4 orang adik yang lucu2…
Tapi aku mendapati satu gambar dimana aku sangat sibuk..
Sangat sibuk dalam study,pelayanan ini dan itu..kesana dan kemari…sampai terkadang aku kelelahan, tidak ada waktu untuk diriku sendiri dan orng lain.bahkan…untuk Tuhanku..aku lalai,aku lengah..
Kudapati Tuhan bertanya..
Apakah engkau mengingatku ketika Engkau mengerjakan semua ini?
Adakah engkau masih mengerjakannya untuk kemuliaan namaKu??
Masihkah engkau mencintaiku seperti pertama sekali engkau mengenalku??
Masihkah engkau mengasihiku lebih dari segala apapun yang ada di dunia ini??
Aku sedih, aku tertohok.aku malu dengan diriku..
Aku mendapati diriku kering, mengerjakan banyak aktivitas..tapi hatiku dipenuhi kepedihan dan kekecewaan sampai aku tidak menikmati Tuhanku..
Aku mendapati diriku diliputi keengganan untuk mengadu kepadaNya..aku enggan bercakap-cakap dengan akrab dengan Dia..
Maaf Tuhan, aku agak sibuk..aku banyak tanggung jawab…nanti aja ya Tuhan..
Sering aku beralasan seperti itu..
Kudapati diriku merasa gagal dan malu kepada smua orang…
Aku malu dengan kegagalanku…
Namun aku melihat secercah harapan di gambar selanjutnya..
Tuhan adalah jawaban dalam setiap persoalanku..
Aku mencintaiMu seperti pertama sekali aku mengenalMu Tuhanku..
Aku merasakan kasihMu memulihkanku dengan berbagai cara…
Di satu gambar aku melihat aku sedang dikuatkan dalam KTBku, gambar lain aku dikuatkan dalam ibadah, seminar, sharing, dan banyak cara yang Tuhan pakai.
Aku sampai pada kesimpulan, Tuhan tidak pernah tinggalkan aku..Dia memakai banyak cara agar aku tetap kuat dalam iman..
Terimakasih Tuhan ketika sampai saat ini aku masih setia kepadaMu..
Kiranya imanku semakin bertumbuh dalam pengenalan dan kebersamaan denganMu..
Terimakasih ketika aku tetap kuat dalam setiap kondisi seberat apapun,itu semua karenaMu…
I LOVE YOU LORD
Sharing is caring
0

3 thoughts on “Gambar-Gambar Itu..

  1. […] Dalam firman yang dibawakan bang Denny, aku diajak untuk mengingat dosa-dosa yang kulakukan. Aku merasa aku baik-baik saja, dosaku ga parah-parah bangetlah, aku ga nyuri, ga bunuh orang, aku ga pernah jahat-jahatlah sama orang lain. Kalau sekali-sekali bohong kan wajar sih ;D Tapi aku tertohok dengan kesempurnaan dan kesucian yang Tuhan tuntut, karena Dia sempurna dan suci adanya. Dan aku mulai mengingat semua perbuatan yang merupakan dosa di mata Tuhan, bahkan semua yang tersembunyi dalam hatiku, pikiranku. Aku mulai gelisah. Aku semakin gelisah ketika mengetahui semua perbuatan baik yang selama ini aku lakukan, tidak mampu membawaku kepada keselamatan. Ya Tuhan, betapa hinanya aku di hadapanMu, betapa tidak layaklah aku datang kepadaMu. Dan pada saat itu aku mendengar Tuhan berbicara dan memanggilku melalui bang Denny, melalui berita sukacita, berita terbesar yang pernah aku dengar seumur hidupku. Ya, Yesus telah mati bagiku untuk dosaku. Aku ditantang untuk mengakui dengan iman, dan menerima Dia sebagai juruselamatku. Aku menangis kala itu, tangisan yang sangat kunikmati. Aku merasa itu adalah doa yang paling kunikmati, dari semua doa-doa yang pernah kupanjatkan. Aku mengakui semua dosa-dosaku,  dalam hatiku aku menerima Dia sebagai Tuhan dan juruselamatku. Ya, aku diselamatkan dan diyakinkan bahwa kehidupan kekal menjadi bagianku. Darah Yesus sanggup menyucikan semua dosaku tanpa terkecuali, dan aku menjadi suci karenaNya. Terimakasih Yesusku. Selama ini aku mungkin tidak pernah mau memikirkan sejauh ini, sedalam ini. Kemanakah aku ketika aku telah dipanggil dari dunia ini? Aku tidak pernah meyakini adanya kepastian bahwa aku akan berada di surga bersamaNya, walaupun aku merasa aku baik, aku ragu karena aku banyak dosa juga. Tapi aku juga merasa bahwa aku tidak ke neraka, aku cukup baik untuk berada di surga. Namun pada hari istimewa itu, aku mengalami kelahiran kembali, dan kepastian akan keselamatan telah aku miliki. Mataku sampai bengkak ketika selesai ibadah itu, yang terus dipimpin oleh bang Denny dalam sesi penantangan. Selesai ibadah, aku konseling dengan dua orang kakak dan dua teman lainnya. Aku bahkan mengingat mereka semua, setelah tujuh tahun berlalu. Ka Yohana dan Ka Henny jadi konselor kami (ga nyangka aku juga akhirnya sangat sering menjadi konselor seperti ini ), aku bersama dengan Elfitri dan Gustrida. Dalam kelompok sharing itu aku semakin diteguhkan oleh mereka dengan firman Tuhan, sangat terasa peran mereka sebagai konselor pada saat itu. Kami bertiga kembali menangis dan menceritakan sukacita kami. Hari itu benar-benar menjadi hari baru, titk balik dalam hidupku bersama Tuhan. Dan aku secara pribadi memutuskan untuk mau mengikuti kelompok kecil dengan serius. Dan pada akhirnya aku banyak mengalami pertumbuhan rohani dan perubahan di dalam kelompok kecil Grace Alone (akan diceritakan lain waktu ;D). Perjalanan singkat kehidupan rohaniku udah pernah aku post disini . […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *