ARTICLE, CHRISTIANITY

Ketika Tuhan Tidak Menerima Hubungan Anda

NB: Tulisan ini adalah terjemahan dari sebuah tulisan berbahasa Inggris yang saya terjemahkan sekitar 2 tahun lalu. Bukan pengalaman saya sendiri.

Ketika Tuhan tidak menerima seseorang yang sedang menjalani hubungan dengan Anda, percayalah Ia akan memberitahukan kepada Anda.

Sometimes we pray for answers we are not fully prepared for.

 

Salah satu tujuan berdoa adalah mengetahui kehendak Allah dalam setiap sisi kehidupan kita. Berharap Tuhan memberikan jawaban atas  setiap doa yang kita panjatkan, namun sering sekali kita  tidak siap menerima apapun yang menjadi jawaban Tuhan.  Kita telah memiliki pilihan sendiri, dan berharap Tuhan menjawab sesuai pemikiran kita. Salah satu hal yang  umumnya didoakan adalah jawaban Tuhan atas teman hidup untuk kita.

Sesungguhnya percaya pada kehendak Tuhan berarti meyakini bahwa Dia mengetahui yang terbaik untuk umatNya, bahkan untuk hal-hal yang sulit untuk diterima. Semisal harus berpisah dengan seseorang yang sangat dikasihi, yang sesungguhnya kita  sangat tidak siap untuk berpisah dengannya.

Tidak bisa dipungkiri, hati nurani bisa merasakan bahwa seseorang yang sedang bersama dengan kita bukanlah seorang pasangan yang terbaik, namun karena beberapa alasan kita tetap membiarkan diri bertahan dalam sebuah hubungan yang tidak “memuaskan” .

Banyak anak Tuhan meminta Tuhan untuk menunjukkan  apakah seseorang itu baik atau buruk untuknya. Lucunya, Tuhan mungkin sudah memberikan begitu banyak tanda, bahkan jauh sebelum doa yang sama dinyatakan kepadaNya. Namun ketidakpekaan membuat kita sulit melihat tanda yang Tuhan telah berikan.  Terlepas dari ada atau tidaknya tanda-tanda tersebut, hanya ada satu jalan untuk mengetahui hal tersebut dengan pasti, yaitu doa.

Jika anda berdoa untuk mencari tahu kehendak Tuhan, pada akhirnya anda akan mendapat jawaban yang jelas dan pasti. Tetapi janganlah berdoa supaya Tuhan mengungkapkan mengenai hal tersebut, lalu kemudian anda menolak jawabanNya karena Dia menunjukkan kepada anda bahwa seseorang tersebut bukanlah yang terbaik untuk anda.

Saya pernah memiliki sebuah hubungan yang kelanggengannya sangat saya harapkan. Ketika kami mulai mengalami masalah-masalah dalam kehidupan kami, saya meminta Tuhan untuk menunjukkan kepada saya apakah orang tersebut adalah yang terbaik atau tidak untuk saya.

Jika tidak, saya berdoa supaya Tuhan menjauhkan dia dari kehidupan saya. Dan tidak butuh waktu lama untuk Tuhan menyatakan semuanya.

Satu hari setelah saya menaikkan doa tersebut, mantan pacar saya .tersebut mengatakan kepada saya bahwa kami harus mengakhiri hubungan tersebut. Itu bukan jawaban doa yang saya harapkan dari Allah. Tetapi kehendakNya selalu yang terbaik untuk hidup kita.

Terlalu buruk memang, saya tidak mempercayai hal tersebut pada masa itu.

Sekitar dua minggu kemudian, mantan pacar saya menelpon saya dan mengatakan bahwa dia menyadari telah membuat sebuah kesalahan dengan membiarkan saya pergi.

Terlepas dari semua hal yang telah saya diskusikan dengan Tuhan, fakta ini masih terus menjadi musik yang indah bagi telinga saya. Kami berdiskusi bagaimana caranya supaya hubungan kami lebih baik ke depannya. Hal itu benar-benar membuat kami merasa sedang baik-baik saja pada saat itu.

Kami memiliki rencana pada saat ini, dan pertama sekali dalam waktu yang lama, kami berkomunikasi satu sama lain, saling mendengarkan satu sama lain.

Saya bahkan mulai berpikir apakah saya telah salah mengartikan apa yang telah Tuhan nyatakan kepada saya mengenai hubungan kami.

Namun demikian, hubungan kami sampai pada titik dimana kami putus setiap bulan. Hal ini terjadi selama dua tahun. Setiap malam saya berdoa supaya hubungan kami semakin baik. Sampai pada akhirnya saya berdoa dengan doa yang berbeda.

Pada waktu itu saya meminta Tuhan untuk mengampuni saya karena menjauh dari keputusan yang terbaik dari Tuhan, karena saya sangat tidak taat dan tidak mempercayai Tuhan dengan sepenuh hati saya.

Anda lihat, semua sakit kepala saya, sakit hati saya, dan air mata saya bisa dihindari JIKA saya siap dengan sepenuhnya akan jawaban doa saya.

Apakah yang anda harapkan untuk Tuhan ungkapkan?Apakah anda akan mempercayai Dia walaupun jawaban doa anda tidak sesuai dengan apa yang anda inginkan?Saya berdoa supaya anda mampu melakukannya.

 

Sumber Asli:

When God Doesn’t Approve of Your Relationship

Sharing is caring
0

4 thoughts on “Ketika Tuhan Tidak Menerima Hubungan Anda

    1. Aku ingat dulu nyari dan terjemahin artikel ini tujuannya mau dikasi samamu ya Tamaros hahaha
      Memang begitulah kita, syukur Dia tidak pernah lelah dan berhenti memberi kita anugerah dan kesempatan ya dek..

    1. Hai Satri..Doa sangat penting untuk mengenal jalan2 Tuhan yang terkadang sulit kita pahami. Semangat berdoa yah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *