• Counselor Life,  Personal Growth,  Premarital Relationship

    Menghadapi Tekanan Menikah Saat Mengejar Impian

    Membangun karir dan menjalin hubungan adalah dua aspek penting dalam hidup. Bagaimana jika kamu dihadapkan pada tekanan menikah saat sedang fokus mengejar karir impianmu? Sebagai konselor di bootcamp penghasil talenta digital siap kerja selama lebih dari 4 tahun, saya seringkali bertemu dengan klien pria usia 20-30an yang mengalami dilema ini. Mereka sedang mengikuti proses bootcamp dengan durasi belajar 3-6 bulan, berjuang belajar dari pagi sampai malam demi bisa mengubah arah karir dan mengejar peluang baru. Namun di sisi lain, pertanyaan “kapan menikah?” selalu hadir, berakibat munculnya perasaan tertekan dan kebingungan. Tekanan menikah bukan hanya datang dari pasangan, tapi juga dari keluarga, teman, dan lingkungan sosial. Hal ini membuat beberapa klien…

  • Technology

    Mengenal 5 Software Monitoring Server Gratis

    Dalam menjalankan bisnisnya, perusahaan sangat bergantung pada server seperti VPS Indonesia terbaik untuk kebutuhan komunikasi data yang efisien. Apabila server tidak berfungsi dengan baik, data penting yang dibutuhkan oleh bisnis tidak akan sampai pada tujuan tepat waktu.  Dengan memonitor kinerja server menggunakan software monitoring server, perusahaan dapat memenuhi semua permintaan dari klien untuk menyediakan resource, penyimpanan, dan prosesor, serta memantau kinerja jaringan. Komputer server akan bekerja terus menerus selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu untuk memastikan bahwa server tetap stabil dan efisien. Kebutuhan tersebut membuat ketersediaan software monitoring menjadi cukup tinggi, mulai dari yang gratis hingga berbayar. Lalu, apa saja software monitoring server gratis yang bisa dimanfaatkan? Sebelum membahas…

  • Empowering Women

    Ibu Me Time, Egois Nggak Sih?

    Di dunia yang serba cepat dan penuh tuntutan, peran seorang ibu sering kali menjadi yang paling menantang dan penuh tekanan. Saya jarang melihat ibu-ibu yang berani bersantai tanpa rasa bersalah atau merasa perlu meminta maaf. Padahal, setiap ibu berhak menikmati waktu untuk dirinya sendiri tanpa harus merasa tidak layak mendapatkannya. Mengapa Waktu untuk Diri Sendiri Penting? Keseimbangan Mental dan Emosional Mengambil waktu untuk relaksasi dan kesendirian bukanlah sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan penting untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan mental. Tanpa waktu untuk diri sendiri, tingkat stres dapat meningkat, yang pada akhirnya mempengaruhi kemampuan seorang ibu dalam merawat keluarganya. Mengurangi Risiko Burnout Burnout adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang disebabkan…

  • Premarital Relationship

    8 Alasan Penting Jangan Buru-Buru Mengabaikan Pria yang Terlihat Membosankan

    Dalam dunia percintaan, tak jarang perempuan lebih tertarik pada pria dengan karakter ‘bad boy’ yang penuh dengan karisma dan tantangan. Namun, dalam kenyataannya, pria yang terlihat membosankan justru bisa menjadi pasangan yang jauh lebih baik dan stabil. Mari kita bahas mengapa pria yang tenang, stabil, dan minim drama patut diperhatikan dan dipertimbangkan untuk hubungan jangka panjang.   1. Bisa Diandalkan   Pria yang konsisten dan tidak mudah berubah-ubah adalah faktor penting dalam hubungan. Dia bisa diandalkan sehingga memberikan rasa aman dan kestabilan yang sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan bersama. Dia tidak hanya hadir saat senang, tetapi juga di masa sulit, memberikan kamu dukungan tanpa henti.   2. Peduli dan Empati…

  • Mental Health,  Personal Growth,  Single Woman 101

    Tantangan dan Strategi Membangun Persahabatan di Usia 30an

    Halo dear perempuan single di usia 30an! Pembahasan tentang perempuan single di usia 30an memang nggak ada habisnya, ya. Kali ini, aku bakal gali lebih dalam terkait tantangan dan strategi dalam membangun persahabatan di usia 30an.   Tantangan Psikologis dalam Persahabatan pada Perempuan Single Usia 30an Kesepian dan Isolasi Sosial: Fase menjadi single di usia 30an dapat menimbulkan rasa kesepian dan perasaan terisolasi. Teori psikologi sosial menyoroti bahwa manusia memiliki kebutuhan akan keterhubungan sosial yang kuat. Saat teman-teman dekat memasuki fase baru dalam hidup, seperti menikah, kamu mungkin merasa kehilangan sebagian dari sumber dukungan sosial yang biasanya kamu andalkan. Perubahan Prioritas dan Kehidupan: Perubahan dalam kehidupan teman-teman dekat dapat mempengaruhi…

  • Lifestyle,  Single Woman 101

    Me Time dengan Self Date di Cafe

    Self date menjadi semakin populer belakangan ini, terutama bagi perempuan single yang ingin merawat diri dan menikmati hidup. Salah satu tempat yang populer untuk self date adalah di cafe yang nyaman dan tenang. Bagi perempuan single, self date di cafe adalah cara yang sempurna untuk merayakan kehidupan yang indah dan menghargai diri sendiri. Banyak perempuan single yang merasa sulit untuk menikmati waktu sendiri. Terkadang mereka merasa kesepian atau khawatir akan terlihat aneh jika pergi sendiri ke tempat-tempat. Namun, self date di cafe adalah cara yang sempurna untuk mengatasi kekhawatiran tersebut. Di cafe, kamu dapat menikmati minuman favoritmu sambil membaca buku atau menulis jurnal. Kamu juga dapat menikmati hidangan lezat atau…

  • Single Woman 101

    Surat Untuk Perempuan Single di Usia yang Katanya Sudah Tidak Muda

    Nulis surat untuk diri sendiri dan sesama perempuan single di luar sana 😇 Topik mengenai wanita single paling diminati di akun instagramku, mungkin karena masih sedikit orang-orang yang mau mengangkat isu sensitif mengenai wanita single terutama usia 30+. Semua omongan nggak menyenangkan di luar sana dianggap biasa dan normal, padahal sensitif bagi sebagian orang. Tidak semua wanita single suka ditanya dan dibahas mengenai statusnya, karena merekapun bergumul berat untuk itu. Kalau kamu salah satunya, semoga surat ini sedikit mewakili keresahan hatimu dan bisa menguatkan ya 🥰😇 Status single tidak mengurangi makna hidup dan keutuhan dirimu, tapi bukan berarti pasif dan terus menutup diri ya. Demikian isi suratku untukmu, untuk kita~…

  • Lifestyle,  Personal Stories

    Alasan Lebih Memilih Membeli Apartemen Daripada Rumah Tapak

    Rasanya hampir setiap orang yang tinggal di kota besar dan berencana membeli properti hunian pasti mempertimbangkan apakah membeli apartemen atau rumah tapak Aku juga ko, butuh waktu dan pertimbangan yang matang sebelum memutuskan properti apa yang harus dibeli Membeli properti bukan komitmen jangka pendek, belasan bahkan puluhan tahun ke depan properti ini harus dirawat bahkan dilunasi jika proses membeli dengan KPR/KPA Kalau asal memilih bisa fatal akibatnya Jadi apa saja pertimbangan yang membuatku memutuskan membeli apartemen dibandingkan rumah tapak? Check it out   View dari Balkon Sangat Indah Tinggal di apartemen sudah menjadi impianku sejak lama, dan view dari balkon benar-benar alasan pertama haha Menikmati view kota dari balkon sembari…

  • Lifestyle,  Personal Stories

    Mengakhiri Perjalanan Sebagai Anak Kost, Membeli Apartemen sebagai Properti Pertama

    Disclaimer: maaf tidak akan menyebutkan nama dan lokasi apartemen dengan alasan privacy dan keamanan 🙂 Dari Maret 2020-sekarang kantorku masih memberlakukan WFH, semua hal dikerjakan dari rumah. Satu sisi aku bersyukur banget dan betah dengan WFH ini, di sisi lain aku juga jenuh banget dan merasa terkurung di kamar kos yang sempit. Aku pernah menuliskan bagaimana cara mengatasi penat selama WFH di kos di postingan tips mengatasi penat anak kos, nggak nyangka tulisan ini menang tulisan favorit di komunitas 1m1c, senang banget! Rasa penat makin menjadi ketika ada penghuni baru di kost, yang selalu menguasai dapur dan berada disana pagi, siang, sore. Aku jadi sulit banget untuk sekedar membuat kopi, masak…

  • Believer,  Single Woman 101

    Wanita Harus Memiliki Standar Calon Suami

      Sesungguhnya aku menunda membuat konten ini karena topiknya super sensitif. Aku yakin banyak yang pro dan kontra, tapi namanya juga prinsip dan pendapat jadi berbedapun nggak apa-apa ya kann~~ Apakah wajar seorang wanita memiliki standar? WAJAR BANGET, MALAH HARUS! Semua wanita HARUS berani punya standar, nggak boleh sembarangan menikah. Keputusan terlalu berani menimbulkan penderitaan yang nggak seharusnya ditanggung. Wong hati-hati aja masih banyak pergolakan batin yang terjadi, apalagi sembarangan kan? Masalahnya wanita yang berani menyuarakan bahwa dia punya standar dan kriteria terhadap calon suami, rentan mendapat cemoohan. Apalagi kalau secara fisik dianggap kurang cantik, karir biasa saja, dan usia sudah “tidak lagi muda”. Siapkan penutup telinga kalau tidak mau…